Mbak, kacamataku tadi dimana ya? Tanyaku pada kolegaku saat di tempat parker hendak pulang
Lho tadi ditaruh dimana? Jawabnya
Aku lupa je. jawabku balik
Bentar kutengok ke mejaku lagi” sambil berjalan kembali menuju ruang kerjanya
Tak sengaja kupegang kepalaku dan kutemukan kacamataku bertengger diatas kepala seolah menjadi bando rambutku. Aku tertawa geli saat kolegaku kembali, kemudia dia bertanya “Sudah ketemu belum?”
Kutunjukkan kacamataku, maka diapun tertawa ngakak.
Ya itulah sebentuk kepikunanku.
Kejadian seminggu lalu mengingatkanku akan artikel yang pernah kubaca disebuah majalah, maka aku iseng-iseng membuka-buka tumpukan majalah dan kutemukan artikel tentang “10 fakta penting seputar nutrisi otak” sebagai berikut:
- Fakta 1. Perhatikan nutrisi sejak dini. Hasil penelitian Landshears (2004) menyebut perkembangan kognitif pada remaja 17 tahun merupakan akumulasi perkembangan anak usia 4 tahun (50%), 4-8 tahun (30%), dan 9-17 tahun (20%). Maka manfaatkan masa pertumbuhan otak ini secara maksimal dengan mengasup nutrisi yang baik.
- Fakta 2. Otak lelah, tubuhpun melemah. Otak memerlukan 50% dari keseluruhan kebutuhan energy atau tenaga dalam tubuh
- Fakta 3. Ada 3 pokok nutrisi otak, yaitu makanan air, dan oksigen.
- Fakta 4. Makanan, secara umum, berpengaruh secara langsung terhadap kinerja otak. Makanan yang baik akan meningkatkan mood, IQ, menstabilkan emosi, dan membuat pikiran tetap segar.
- Fakta 5. Jaga fungsi neurotransmitter (NT). NT adalah penghantar pesan dari neuron ke neuron. NT terbuat dari asam amino yang bisa didapat dari protein, sementara vitamin dan mineral diperlukan untuk mengubah asam amino menjadi NT
- Fakta 6. Bangun benteng antioksidan. Buah dan sayuran merupakan sumber antioksidan yang sangat diperlukan untuk melindungi otak dari kerusakan.
- Fakta 7. Jangan sepelekan sarapan. Makan dipagi hari dapat membuat otak bekerja lebih maksimal. Mereka yang tidak biasa sarapan memiliki kadar gula rendah, akibatnya nutris ke otak kurang
- Fakta 8. No smoking, please. Zat kimia beracun dalam rokok, misalnya karbon monoksida akan menghalangi kemampuan darah mengangkut oksigen keseluruh tubuh termasuk otak, dan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat.
- Fakta 9. Menurut survey terbaru PBB, ternyata daya otak atau kemampuan berpikir masyarakat dibanyak Negara, terutama Negara berkembang mengalami penurunan. Hal ini ditengarai akibat kurangnya nutrisi otak pada masa perkembangan anak dan pada saat dewasa.
- Fakta 10. Nutrisi penting, tapi bukan segalanya. Selain nutrisi dalam makanan, anda juga harus memperhatikan asupan oksigen (lewat olah raga), suplai darah cukup (lagi-lagi lewat olah raga) dan sedapat mungkin menghindari penyakit dan gaya hidup yang dapat menyebabkan gangguan otak seperti hipertensi, diabetes, hiperlipid, merokok, minum alkohol dan yang sejenis
Mari kita isi otak kita dan orang-orang yang kita cintai dengan nutrisi otak yang benar
DIarsipkan di bawah: gaya hidup sehat, kesehatan | Ditandai: kesehatan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar